Sahabat......
Usaplah air matamu
Jauhkan kegelisahanmu
Aku disini mengenggam tanganmu
Sapalah aku walau hanya sesaat
Curahkan padaku dalam kerisauanmu
Tanyakan padaku dalam kebingunganmu
Sahabat...........
Berapa lama kita kan bersama
Entah selama bintang bersinar dilangit biru
Entah sampai embun dispu mentari
Atau? Sampao harinya aku menutup mata..............
Air mata ini membasahi wajahmu
Kesedihan menyelimuti hatimu
Kegelisahan daj kegalauan
Menyapamu dalam tangis
Tenanglah sayang.............
Aku datang membawa seribu senyum
untuk menepis lukamu
Peluklah aku.......
terlelaplah dipundakku.......
Kala Malam Tiada Berbintang
Tampak Redup Wajah rembulan
Hening sunyi sangt mencekam
Desir angin pun tanpa suara
Untuk apa diriku berlari dalam kelam
Sedang kabut pun tak mau menyibak
Biarlah semua berlalu
Mimpi pun aku tak ingin
Meski rindu ini tercipta untukmu . . .
Aku telah terperosok dalam jurang kepalsuan
Tenggelam dalam permainan cintamu
Hingga letih jiwa ini
Pergi........
Tak ingin kumelihat sosok wajah mu lagi
tak inginku melihat senyuman itu
Hanya dapat memberi luka yang dalam, dalam dan paling dalam
Hingga membunuhku,, :(

Tidak ada komentar:
Posting Komentar